6 Fakta dan Manfaat Bunga Melati

6 Fakta dan Manfaat Bunga Melati– Bunga melati terkenal dengan wanginya yang harum. Bunga melati sering dijumpai di pekarangan rumah, pada zaman dahulu bunga melati digunakan untuk berbagai keperluan. Aroma harumnya menjadi bunga wajib untuk beberapa upacara dan ritual.

Dari bau adat, tradisi dan tasawuf. Selain itu, melati juga memiliki manfaat untuk pengobatan tradisional karena memiliki kandungan kimia, seperti indole, benzyl, dan lyl acetate. Bagian yang digunakan dalam pengobatan adalah daun, akar dan bunga.

Berikut 6 Fakta dan Manfaat Bunga Melati :

6 Fakta dan Manfaat Bunga Melati
Sumber : Picture this
  1. Masih dalam keluarga zaitun

Melati termasuk dalam famili Oleaceae yang masih satu famili dengan zaitun. Namun berbeda dengan keluarga Oleaceae lainnya, melati biasanya memiliki empat hingga sembilan kelopak. Selain itu, melati juga termasuk perdu yang tingginya bisa mencapai 4,5 meter. Merayap melati bisa mencapai sembilan meter.

Melati dapat bertahan hidup di daerah dengan kesuburan sedang dengan drainase yang baik. Melati dapat hidup selama 15 sampai 20 tahun di alam liar. Namun, melati telah banyak dibudidayakan dan digunakan sebagai tanaman hias. Karena itu, jika dirawat dengan benar, mereka akan lebih produktif dan bertahan lebih lama.

  1. Terdiri dari ratusan spesies

Sampai saat ini, sekitar 200 spesies melati telah diidentifikasi. Sebagian besar spesies berwarna putih dan kuning, tetapi beberapa berwarna merah muda. Beberapa spesies yang terkenal adalah Jasminum officinale dan Jasminum grandiflorum. Jenis melati lainnya adalah melati Carolina yang beracun, tetapi akarnya ketika kering dapat digunakan sebagai obat penenang.

  1. Bisa Berbuah

Beberapa jenis melati dapat menghasilkan buah yang berbentuk bulat dan berwarna hitam saat matang, serta akan berwarna hijau saat masih muda. Namun, bunga melati tidak dapat melakukan penyerbukan sendiri, meskipun terdapat putik dan benang sari. Karena keduanya berkembang pada waktu yang berbeda, sehingga dibutuhkan bantuan lebah atau kupu-kupu dalam penyerbukan.

  1. Wewangian yang membuatnya menjadi “Ratu Malam”

Bunga melati Pada daerah tropis bisa mekar sepanjang waktu. Namun, di daerah subtropis, biasanya mekar dan berbau harum selama musim panas dan musim semi. Uniknya, aroma melati akan lebih kuat di malam hari. Ini terjadi karena penurunan suhu udara, yang mengarah pada pembungaan dan pelepasan aroma aromatiknya. Bahkan di India dia disebut “Ratu Malam”. Jadi, Anda tidak selalu berhubungan dengan hal-hal mistis, oke?

  1. Sebagai bahan dasar berbagai produk

Melati memiliki banyak manfaat bagi tubuh, salah satunya kandungan anti inflamasi dan antioksidan yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Anda bisa merasakannya setelah meminum teh yang dicampur dengan melati. Manfaat lainnya yaitu aroma minyak atsiri yang dapat mengurangi stres dan masih banyak lagi.

Selain itu bunga melati juga dimanfaatkan untuk produk kecantikan, seperti perawatan kulit dan wajah. Anda dapat dengan mudah menemukan produk yang mengandung melati yang menawarkan manfaat tersebut.

  1. Bermakna di berbagai negara

Ternyata melati bukan hanya bunga nasional Indonesia lho. Pakistan telah menjadikan Jasmine officinale sebagai bunga nasionalnya. Sedangkan masyarakat Thailand menjadikan melati sebagai simbol cinta dan kehormatan. Berbeda dengan Cina yang mengenal melati dengan kebahagiaan, rahmat dan keagungan.

Indonesia sendiri menjadikan sambac melati sebagai bunga nasionalnya. Suku Jawa, Sunda hingga Bugis juga menjadikan melati sebagai aksesoris pengantin pada acara pernikahan atau upacara adat. Karena melati diartikan sebagai ketulusan dalam setiap perkataan atau perbuatan. Setiap suku bisa berbeda dalam penafsiran melati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *