2
2436

√ Panduan Budidaya Ikan Gurame Lengkap Beserta Jenis dan Penyakitnya

Budidaya Ikan Gurame – Semoga anda dalam keadaan sehat selalu, jumpa lagi dalam artikel bisapinter.com yang kali akan membahas tentang seluk beluk ikan gurame. Mulai dari pembesaran, pembenihan, budidaya dalam beberapa jenis kolam sampai panen, serta dilengkapi dengan jenis dan beberapa penyakit pada budidaya ikan gurame.

Pembesaran ikan gurame

pembesaran ikan gurame

Source: tokonasa.net

Pembesaran pada budidaya ikan gurame lebih condong kedalam sekala bisnis besar, karena dengan melakukan budidaya pada pembesaran maka hasil yang akan di tuju adalah ikan konsumsi.

Ada beberapa hal yang perlu diketahui jika akan memulai pembesaran budidaya ikan gurame.

Periapan kolam untuk budidaya

Media kolam harus terbebas dari hama penyakit yang akan memberikan dampak negatif pada ikan gurame. Selain itu dasar kolam yang akan dijadikan tempat budidaya harus dikeringkan sampai benar-benar kering. Biasanya indikator kolam siap untuk digunakan adalah sudah timbul pecah-pecah pada dasar kolam.

Untuk mengantisipasi adanya hewan yang akan menjadi hama dalam budidaya ikan gurame sebaiknya dipasang saringan pada celah inler (pemasukan air) dan outler (pengeluaran air kolam).

Agar nantinya timbul makanan alami untuk ikan gurame, maka perlu adana pemupukan tanah. Sebaiknya di  berikan kapur sebesar 25 gram/m2 dan pupuk kandang 500 gram/m2.

Perawatan dan pemberian pakan gurame

perawatan pemberian pakan gurame

Selain diberikan pakan pelet, ikan gurame juga butuh asupan pakan tambahan seperti daun sente, dan daun pepaya. Sebaiknya pakan ini diberikan pada jam 17.00 WIB sebesar 10% dari keseluruhan bobot ikan.

Berbicara mengenai pakan buatan, pemberian pada budidaya ikan gurame sebaiknnya dilakukan sebanyak 2-3 kali sehari yaitu pada jam 07.00 WIB, 11.00 WIB dan 13.00 WIB. Dengan kadar protein pada pelet adalah 25% dan diberikan 1% dari keseluruhan bobot ikan gurame.

Sebenarnya pemberian pakan ini tidak jauh beda dengan pendederan ikan gurame.

Lama pembesaran ikan gurame

Ikan gurame dengan ukuran 500 gram/ekor bisa didapatkan melalui proses pembesaran ini selama 90 sampai 100 hari. Pada jangka waktu ini, gurame sudah siap untuk dipanen dan dijual kepada konsumen.

jangka waktu tersebut adalah normal dalam budidaya ikan gurame.

Pembenihan

pembenihan ikan gurame

source: urbanina.com

Pada bagian ini, anda yang ingin melakukan usaha dibidang pembenihan ikan gurame. Sebuah proses untuk menghasilkan benih atau larva dari umur 12-30 hari dan dirawat kembali hingga mencapai ukuran 10 sampai 15 gram/ekor.

Tahapan yang dilalui dalam bagian ini meliputi pemeliharaan induk gurame yang akan dipijahkan, penetasan telur dan perawatan larva.

Pemeliharaan induk

Bobot yang sesuai untuk indukan gurame yang siap pijah adalah 1,5-2 kg per ekor. Selain itu memiliki fisik yang bagus dan tidak cacat pada bagian tubuh  mupun sirip. Serta umurnya harus diatas lima tahun yaitu pada saat masa produktifnya.

Padat yang ditebar untuk ikan indukan ini yaitu 2-3 ekor dari luas kolam 3-4 meter persegi. Kolam tidak berlumpur dan dianjurkan memiliki sedimen pasir. Selain itu adanya sirkulasi air untuk menambah oksigen terlarut untuk ikan gurame ini. Kedalaman air sebaiknya diatas 75 cm, karena melihat kebiasaan ikan ini yang sering bergerak vertikal naik ke permukaan.

Pemilihan induk

Sepengalaman saya induk yang siap untuk dipijahkan adalah yang mempunyai umur yang pas. Seperti yang telah disebutkan tadi yaitu berumur diatas 5 tahun.

Ciri yang identik untuk membedakan ikan gurame ini susah susah gampang, karena perlu banyak pengelaman.

Indukan jantan biasanya memiliki tonjolan dikepala yang sangat mencolok dan postur tubuh yang bagus. Jika indukan betina memiliki ciri ada warna hitam pada bagian ketiak atau (sirip dada). Selain itu idukan betina memiliki perut yang besar bulat karena sudah matang gonad.

Pemijahan 

pemijahan ikan gurame

source: youtube

Secara sederhana pemijahan ikan gurame terbilang tidak rumit. Perbandingan antara indukan betina dan jantan adalah 1:3. Yaitu satu jantan dan satu betina.

Setelah semuanya siap tinggal di satukan di kolam pemijahan yang sudah terpasang sosog. Perlu diketahui juga pemijahan pada budidaya ikan gurame itu seperti burung, yaitu didalam sarang. Oleh sebab itu perlu adanya wadah seperti sosog atau boleh dari tempat sampah juga.

Penetasan telur

penetasan telur gurame

Source: arjafarm.blogspot.com

Sarang yang sudah tertutup dan terisi dengan telur diangkat dari tempatnya dan dipindahkan kedalam wadah yang berisi air bersih.

Setelah itu pemilihan telur yang bagus biasanya berwarna kuning, sedangkan telur yang tidak akan menetas berwarna putih.

Media yang dijadikan tempat penetasan telur budidaya ikan gurame sebaiknya mempunyai lingkungan yang tenang. Proses penetasan  akan memakan waktu cukup lama berkisar 3-4 hari.

Pemeliharaan benih

Pemeliharaan benih dilakukan di kolam yang khusus. Yaitu mempunyai sirkulasi air yang baik dan kualitas air yang baik pula.

Untuk mekanaan yang diberikan kepada larva ikan gurame yaitu denngan pelet halus dengan takaran 10% dari total bobot keseluruhan. Untuk menuju masa pendederan perlu waktu kurang lebih 3-4 bulan pemeliharaan.

Kolam terpal

kolam terpal ikan gurame

Source: pertanian.tv

Banyak sekali tempat yang kurang di manfaatkan di sekitaran rumah kita. Seperti pekarangan, halaman depan atau belakang.Padahal ada baiknya itu semua dijadikan tempat untuk budidaya ikan gurame.

Dengan memanfaatkan lahan tersebut untuk memulai budidaya gurame, keuntungan yang akan diperoleh untuk anda akan besar. Berhubung dengan nilai ekonomis yang tinggi pada ikan konsumsi ini.

  1. Tipe kolam terpal. Tidak perlu tempat yang besar untuk memulai budidaya ikan gurame di kolam terpal. Sebenarya ada dua pilihan untuk menentukan jenis kolam terpal ini. Yang pertama adalah kolam dengan dasar dan berdinding tanah. Artinya anda harus menggali tanah sesuai ukuran terpal yang dikehendaki serta ketinggian yang sesuai. Biasanya saya menentukan ketinggian kolam 80-100 meter. Yang kedua adalah kolam terpal dengan dasar tanah dan dinding bambu atau kayu. Jenis kolam dibuat dengan rangkaian sekat kayu dan bambu dan dibentuk sesuai ukuran. Kedua tipe kolam terpal ini intinya sama, hanya saja yang membedakan pada dindingnya saja.
  2. Ukuran. Biasanya para petani ikan gurame membentuk kolam dengan bidang persegi panjang. Ukuran yang dipakai untuk budidaya ikan gurame tergantung pada padat tebar nantinya. Selain itu ukuran kolam berpengaruh pada strategi budidaya ikan gurame yang anda inginkan, apakah anda ingin memilih benih sampai ukuran berapa cm, atau pembesaran sampai ukuran konsumsi. Pada kasus ini, ukuran kolam berbanding lurus dengan banyaknya tebar. Sepengalaman saya, perbandingan pada ikan gurame biasanya 20 ekor/m2. Jadi, jika anda ingin menggunakan kolam 2x4 meter misalnya, berarti yang anda tebar adalah 160 ekor sampai ukuran konsumsi.
  3. Ketinggian air. Sebaiknya diisi dengan ukuran 50-75 cm. Angka tersebut sudah ideal dan sering dipakai oleh pada pembudidaya ikan gurame di kolam terpal. Namun, anda juga bisa menambahkan 100-120 cm jika memang akan membesarkan gurame tersebut sampai indukan. Karena perlu anda tahu, sifat yang dimiliki oleh ikan ini adalah sering naik ke permukaan dan menyukai kolam yang dalam. Perlu di ingat juga, jika musim penghujan tiba maka kolam terpal budidaya ikan gurame harus di pasang outer untuk membuang air jika melebihi batas. Ditakutkan air dari hujan akan meluapkan kolam budaya ikan gurame anda.
  4. Bahan dan alat. Yang diperlukan untuk budidaya ikan gurame di kolam terpal ini adalah terpal sesuai ukuran, bambu atau kayu kaso, tali rafia atau tali dari kain bahan yang sudah tak terpakai, PVC paralon untuk membuat ­outler, gunting, cangkul, palu, kapak dan gergaji. Itulah beberapa alat dan bahan yang diperlukan unutuk membuat kolam ikan gurame itu.

Budidaya di kolam tanah

kolam tanah budidaya gurame

Source: zonaikan.wordpress.com

Jika anda mempunyai lahan yang cukup untuk memulai budidaya ikan gurame, itu sangatlah bagus.

Anda hanya perlu merancangnya untuk membuat kolam tanah. Kolam jenis ini sangat cocok sekali untuk pembenihan atau pun pembesaran ikan gurame. Dan juga tidak akan menguras cukup modal dalam pembuatannya, dilihat dari kebutuhan bahan yang sedikit.

  1. Ukuran. Terkait dengan kolam tanah ini, lebih baik anda membuat ukuran kolam yang sedang sampai besar untuk budidaya ikan gurame. Kembali lagi pada pilihan anda, kolam dibuat untuk pembenihan, pembesaran atau kombinasi. Jika digunakan untuk kolam pembenihan ikan gurame, lebih baik ukurannya sedang yaitu 3x7 meter. Sebaliknya jika anda ingin pembesaran yang dipakai, lebih bagus memakai ukuran yang besar seperti 7x15 meter. Karena itu semua akan berpengaruh pada padat tebar nantinya.
  2. Perawatan kolam. Persiapan yang perlu diperhatikan dalam budidaya ikan gurame di kolam tanah ini dalah perawatan kolam. Sebelum kolam dijadikan sebagai tempat untuk pemijahan, pendederan ataupun pembesaran ikan gurame, sebaiknya kolam di keringkan dan didiamkan selama 2 minggu. Selama proses ini kolam tanah diberikan pupuk kandang agar subur dan tumbuh pakan alami untuk ikan gurame nantinya.

Baru setelah dua pekan, kolam diisi dengan air dengan ketinggian 75 cm sampai dengan 130 cm. Perlu diingat juga, setelah kolam disisi dengan air, biarkan selama satu minggu supaya pakan alami phytoplankton dan zooplankton hidup. Selepas itu ikan gurame boleh ditebar.

Tipe kolam tembok untuk budidaya ikan gurame

kolam tembok ikan gurame

Source: masharno.com

Dari kedua tipe kolam yang sudah dijelaskan, jenis kolam tembok inilah yang terbilang cukup modern atau berkelas dalam budidaya ikan gurame. Karena semua kolam dibuat dengan tembok semen.

Dari sisi keawetan juga, tipe ini sangat kuat dan bisa diapakai dalam jangka panjang untuk budidaya ikan gurame. Selain itu mempunyai view yang berkesan rapid an enak dilihat.

  1. Ukuran. Perlu kehati hatian juga dalam menentukan ukuran untuk kolam tembok ini karena jika salah sedikit maka kedepannya akan sulit. Ukuran kolam tembok yang biasa di pakai dalam budidaya ikan gurame beragam. Biasanya untuk sekelas pembenihan adalah 1x3 meter samapi 3x7 meter. Begitupun sebaliknya, untuk pembesaran akan lebih besar lagi yaitu 5x9 meter sampai 8x10 meter.
  2. Bahan. Didalam pembuatan kontruksi kolam tembok untuk budidaya ikan gurame, biasanya berbahan dasar batu bata, semen dan pasir. Ketiga bahan dasar ini yang digunakan untuk membuat kolam tembok ikan gurame.
  3. Perawatan. Biasanya perawatan untuk kolam tembok bersaaman setelah masa panen budidaya ikan gurame tiba. Seperti biasa kolam di keringkan dan dibersihkan. Jika dasarnya adalah tanah maka perlu diberikan pupuk kandang untuk menumbuhkan pakan alami.

Jenis jenis ikan gurame

jenis ikan gurame

Source: minasejahtera.com

Ikan gurame memiliki beragam jenis yang mencangkup bobot, warna dan panjang. Berikut adalah jenis-jenis ikan gurame :

  • Gurame Bastar. Gurame Bastar adalah gurame yang mempunyai pertumbuhan yang cepat dan memiliki sisik yang lebar. Berwarna putih pada kepalanya serta berwarna abu-abu kehitaman di tubuhnya.
  • Gurame paris. Bobot yang dapat dimiliki oleh Gurame Paris adalah 1,5 kilogram. Sebenarnya gurame ini memiliki warna dasar merah cerah, akan tetapi terdapat warna putih pada bagian tubuhnya sehingga membuat tubuh ikan ini berwarna oranye.
  • Gurame soang. Gurame jenis ini berasal dari daerah jawa barat tepatnya di daerah Ciamis dan sekitarnya. Selain disebut dengan Gurame Soang, ikan jenis ini juga disebut gurame Angsa. Berat yang dapat dicapai oleh gurame ini adalah 8 kg dan panjang sebesar 65 cm. Memiliki warna kemerahan pada ekor yang bisa dilihat ketika usia kurang dari 1 tahun serta memiliki warna mix hitam dan putih, dengan tubuh yang pipih memanjang. Itulah beberapa ciri-ciri yang dimiliki gurame jenis ini.
  • Gurame Batu. Berbeda dengan gurame jenis lainnya, Gurame Batu mempunyai pertumbuhan yang lambat serta ukuran yang kecil. Memiliki warna hitam yang meratadan sisik kasar di tubuhnya. Ikan jenis ini sudah jarang untuk dijumpai karena pembudidayanya yang sedikit.
  • Gurame Porselin Ikan gurame jenis ini mempunyai bobot berkisar 2 kg yang bisa dicapai. Terbilang pertumbuhannya yang lumayan cepat. Memiliki warna putih dan merah muda pada bagian bawah tubuhnya.
  • Gurame Bluesafir. Ikan ini memiliki panjang yang dapat mencapai 35 cm serta bobot 4 kilogram. Memiliki warnan yang hampir sama dengan yang lainnya yaitu hitam kemerahan.
  • Gurame Kapas. Samahalnya dengan gurame bastar. Gurame Kapas memiliki pertumbuhan yang lumayan cepat dan bisa tumbuh mencapai 1,5 kilogram dari bobotnya. Memiliki sisik yang keras dan lebar dan mempunyai warna putih keperakan seperti kapas.

Penyakit ikan gurame

penyakit ikan gurame

Source: minasejahtera.com

Pada bagian ini akan sebutkan beberapa penyakit yang sering dialami oleh ikan gurame.

  • Bintik putih. Ciri yang terlihat jika ikan gurame terkena penyakit bintik putih adalah selalu menggosok-gosokan badannya ke dinding kolam dan dasar perairan. Ada juga yang sering berkumpul di pengisisan air kolam karena kekurangan oksigen terlarut. Dampaknya terdapat bintik putih pada badannya dan warna tubuh berubah menjadi pucat. Karena ini ditimbulkan oleh parasit yang terdapat di lapisan kulit epidermis. Nama protozoa ini adalah Ichthyophthirius multifillis. Mereka mempunyai ciri identik dengan bulu getarnya. Perlu diketahui, jenis penyakit ini sifatnya menular. Proses penularan dapat terjadi oleh beberapa sebab, diantranya kurang makan, suhu air yang rendah dan tertular oleh ikan lain.
  • Myxosporeasis. Penyakit ini menyerang pada bagian insang ikan gurame. Parasit yang menjadi sebab adalah Thellohanelus sp dan Henneguya sp. Sifat dari penyakit ini adalah dapat menular dengan melalui perairan. Karena salah satu penyebabnya juga adalah kualitas air yang tidak baik pada sistem budidaya ikan gurame.
  • Kutu ikan. Dampak yang disebabkan oleh Argulus sp ini adalah bagian tubuh gurame akan terjadi pendarahan karena gigitan dari kutu ikan ini. Bila terus dibiarkan tanpa ada penanggulanngan makan akan semakin buruk. Selain itu datangnya kutu ikan juga disebabkan oleh kualitas air yang tidak baik.
  • Columnaris. Yaitu penyakit yang dapat menyerang sirip dan insang. Dapat mengakibatkan ikan gurame lemmas, nafsu makan kurang, insang terkelupas sampai sirip rontok. Penyakit ini disebabkan oleh parasite yang bernama Flexybacter columnaris.
  • Trichodina. Penyakit ini dapat memberikan dampak yang tidak baik bagi ikan yaitu luka di sekujur tubuh yang terkena. Trichoda sp adalah nama parasit penyakit ini. Parasit ini menyerang kedalam bagian sirip dan kulit ikan.

Panen ikan gurame

panen budidaya ikan gurame

Source: asyiknyaberwirausaha.blogspot.com

Masa dari panen untuk sektor pembesaran budidaya ikan gurame biasanya adalah 8 bulan. Dengan ukuran yang dicapai adalah sebesar telapak tangan.

Beberapa hal yang pernah saya alami dalam memanen pada budidaya ikan gurame adalah memperhatikan cara menangkapnya. Sebaiknya jika anda menggunakan jaring, gunakanlah jaring yang berbahan halus. Artinya tidak merusak pada sirip ikan. Karena jika siripnya terluka maka akan berpengaruh kepada nilai jual terhadap konsumen.

Hal lain dalam budidaya gurame dalam solusi menangkapnya adalah dengan menggunakan telapak tangan. Yaitu dengan menyusur dan mengangkat ikan gurame dengan perlahan agar tidak memberontak.

Demikian yang bisa saya sampaikan terkait budidaya ikan gurame.  Semoga dapat bermanfaat bagi anda yang ingin mulai mencoba terjun kedunia ternak ikan gurame ini.  Bagi yang kurang jelas, dapat ditanyakan di kolom komentar. Sekian dan terimakasih.

 

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply