1
252

Cara Menanam Bawang Merah (Modern & Konvensional)

SALAM PINTER-Siapa yang tak sangka, cara menanam bawang merah ternyata sudah bermacam-macam. Mulai dari sistem organik sampai hidroponik. Selain itu di zaman sekarang budidaya tanaman ini sudah tidak lagi melihat faktor cuaca. Baik musim kemarau maupun hujan bawang merah ini dapat di tanam. Silahkan anda simak saja artikel yang saya tulis ini.

 Cara Menanam Bawang Merah Organik

bawang merah organik

Dengan menggunakan sistem yang organik dalam budidaya bawang merah maka akan menimbulkan eksternalitas positif pada lingkungan.

Biaya yang dikeluarkan tidak akan banyak jika anda menggunakan pemupukan secara organik. Selain itu hasil yang didapatkan juga akan bagus pada tanaman bawang.

Dilihat juga dari perbandingan harga yang sangat jauh dengan produk kimia, pupuk organik tentunya sangat murah.

Oleh sebab itu, sistem organic ini sangat dianjurkan.

Cara tanam 

  • Membersihkan rumput dan mencangkul tanah yang agak dalam, lalu buatlah lebar gulut dengan ukuran 80 cm
  • Selanjutnya taburi dengan pupuk kandang
  • Kemudian tutup kembali gulutan dengan tanah dan ratakan bagian atasnya. Sebaiknya gulutan dibuat agak tinggi ketika musim penghujan datang
  • Masukan bibit yang sudah disiapkan, tanamlah dengan jarak 20 cm pada gulutan, lalu tutup lah dengan dedaunan supaya tidak ada predator yang membawa bibit tersebut sebelum bertunas.
  • Selanjutnya yaitu menggemurkan tanah
  • Selama masa perawatan, perhatikan hama yang menempel.

Hasil panen bawang

Bibit yang ditanam sebanyak 15 kg akan menghasilkan bawang merah sebanyak 60 kg, jika cuaca saat tanam itu kemarau.

Dan jika anda menanam bibit bawang pada musim hujan, misalnya 50 kg, maka akan didapatkan hasil sebanyak 200 kg.

Dengan menanam bawang merah secara organic akan lebih ramah lingkungan disbanding dengan pertanian menggunakan pestisida. Selain itu anda harus mempunyai sifat telaten sebagai petani untuk mendapatkan hasil yang bagus.

Cara Menanam Bawang Merah Hidroponik

cara menanam hidroponik

Tidak hanya sayuran saja yang selalu menjadi tanaman hidroponik. Ternyata bawang merahpun sudah dapat dibudidaya melalui hidroponik. Cara menanam bawang merah tanpa tanah ini sudah menjadi populer di zaman sekarang.

Dengan memperhatikan cara menanam bawang merah melalui sistem hidroponik, melalui perawatan, pemberian obat sampai pencegahan hama. Sehingga anak didapatkan hasil yang maksimal dengan cara tersebut.

Berikut ini akan saya bagikan tips cara menanam bawang merah dengan menggunakan sistem hidroponik.

Alat dan bahan

Untuk menghemat pengeluaran dalam budidaya bawang merah hidroponik, sebaiknya anda menggukan barang-barang bekas. Selain untuk menghemat pengeluaran, juga dapat mengatasi sampah-sampah yang tidak terurai. Contohnya seperti toples bekas, botol bekas dan lain-lain.

Berikut ini alat dan bahan yang bisa anda siapkan :

  • Gunting
  • Tendon untuk nutrisi (gunakan botol bekas atau toples)
  • Pot (bisa menggunakan barang bekas)
  • PH meter
  • TDS meter
  • Bibit bawang merah
  • Media tanam (bisa gunakan sekam)
  • Air

Membuat pot dan tandon nutrisi

Anda bisa menggunakan toples bekas atau botol untuk membuat tandon dan pot.

  • Siapkan barang tersebut, saran saya gunakan toples bekas. Kemudian sesuaikan ukurannya.
  • Buatlah lubang pada tutupnya sesuai dengan ukuran pot yang akan dijadikan tempat.
  • Lubangi samping toples dengan diameter 1 cm.
  • Guntinglah kain flannel kemudian pasang pada pot.
  • Lalu masukan media tanam kedalamnya.
  • Agar tidak ditumbuhi lumut, toples tersebut sebaiknya di cat saja.

Persiapan media dan bibit

Anda bisa menggukan media cocopeat, arang atau sekam untuk medianya. Perbandingannya yaitu 1:1.  Pasanglah kain flane yang telah dipotong tadi pada pot, sebelum ditanami media.

Untuk bibit bawang merah, gunakan umbi yang sudah tua. Ciri-ciri umbi sudah pas dijadikan bibit adalah memiliki padat pada kulit dan warna yang mengkilat.

Sebelum memasukannya kedalam media, bawang yang dijadikan bibit tadi di potong bagian ujung sedikit saja. Kemudian tanamlah umbi tersebut dengan kedalam setengah bagian umbi terkubur pada media.

Letakanlah di tempat yang teduh sampai tunas keluar, sekitar 3 sampai 4 hari. Kemudian, isi tendon nutrisi dan berikan pada bawang merah jika sudah terlihat tunasnya.

Baca juga: 40+ Tanaman HidoponikYang Mdah Dibudidayjan

Cara Budidaya Bawang Merah Di Rumah

menanam bawang merah di rumah

Pada zaman sekarang, anda tidak perlu lagi susah payah untuk menanam bawang merah di kebun atau sawah. Untuk anda yang mempunyai tempat yang minim ternyata budaya bawang merah dapat di tanam di sekitar rumah baik pekarangan atau halaman.

Ada dua jenis metode penanaman yang bisa anda lakukan dalam menanam bawang merah di sekitar rumah, yaitu dengan Polybag atau Pot.

Budidaya bawang merah dalam polybag

Ada beberapa poin yang harus anda perhatikan ketika akan melakukan penanaman bawang merah dalam polybag.

Tahap Persiapan
cara menanam bawang polybag

Source: karangmojo.desa.id

Hal yang perlu anda dalam tahap ini adalah mempersiapkan beberapa media seperti pupuk kompos, tanah dan pupuk kandang.

Perlu diingat, perbandingan setiap bahan adalah 1:1:1 untuk campuran tanah, kompos dan pupuk kandang.

Selanjutnya siapkan furadan dan SP 36 dengan takaran 3 gram per polybag. Untuk furadan berikan satu sendok saja.

Setelah semua tercampur, masukan kedalam polybag yang berukuran 30 cm x 40 cm untuk hasil yang efektif. Lalu sirakan air kedalam polybag. Sebelum proses penananamn bibit, diamkan media selama 2 hari dti tempat yagn teduh.

Anda bisa menyimpan di pekarangan atau halaman rumah. Tergantung anda menyukai penataannya.

Penanaman benih

Pada tahap ini, siapkan bibit bawang merah. Benih tersebut harus yang sudah bertunas agar penanaman lebih cepat dan maksimal. Perhatikan umbi yang anda tanam disetiap polybag, berikan 3 saja pada media tanam.

Berikan jarak di setiap polybag 15 cm, agar tanaman bisa memiliki ruang yang dak terlalu sempit. Selain itu akan memberikan sirkulasi udara yang baik bagi tanaman.

Pemeliharaan

Setelah tanaman berusi 6 minggu, anda bisa menambahkan pupuk jenis NPK.

Pupuk ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu cair dan butir. Sebaiknya gunakan pupuk jenis butir dengan takanran 1 gram per poybag.

Sementara itu gunakan pupuk cair setiap 15 hari sekali saja.

Sepanjang pemeliharaaan,  letakan media pada taempat yang terus terkena matahari. Lakukan penyiraman media dua kali sehari di pagi dan sore hari.

Namun ketika musim penghujan tiba, sebaiknya sesuaikan kondisi tersebut dan jangan terlalu berlebihan untuk menyiraminya. Karena jika terlalu banyak kandungan air, maka tanaman tersebut akan cepat busuk.

Panen bawang merah vertikultur

Ciri bawang merah sudah memasuki masa panen yaitu memiliki warna yang menguning pada batang daun. Biasanya pemanenan dilakukan sekitar 100 hari dari penanaman.

Proses panen bisa anda lakukan dengan memetiknya langsung. Jangan lupa juga untuk menjemur hasil  panen bawang merah tadi untuk membunuh jamur yang menempel pada tanaman.

Budidaya bawang merah dalam POT

budidaya bawang merah

Source: agrotani.com

Secara teknis, penanaman bawang merah pada pot hampir sama dengan yang di polybag. Hanya saja yang membedakan adalah tempat medianya.

Jika budidaya polybag menggunakan sebuah plastic khusus, sebaliknya tempat media pada pot atau wadah bisa digunakan ember bekas.

Persiapan, pemeliharaan sampai panen semuanya sama seperti yang saya tulis diatas.

Cara Menanam Bawang Merah Di Musim Hujan

Berikut ini adalah beberapa hal yang harus anda lakukan , ketika akan membuat budidaya bawang merah dalam kondisi musim hujan.

Pengolahan lahan

  • Gemburkan terlebih dahulu tanah yang akan digunakan.
  • Buatlah kedalaman dengan ukuran 20 sampai 30 cm.
  • Siapkan pupuk bokasi, dengan ukuran 3 ton/hektar.
  • Tambahkan dolomit 0.5 sampai 1 ton/hektar.
  • Lalu SP dan NPK sebanyak 2.5 sapai dengan 3 kwintal per hektar.
  • Buatlah bedengan dengan tinggi 25 sampai 35 cm, lebar 70 sampai 80 cm dan jarak antar bedengan 40 sampai 50 cm.
  • Pasanglah plastik untuk bagian tengah dengan ukuran 20 sampai 25 cm, untuk menjaga kelembaban yang datang dari sinar matahari.

Pemilihan bibit

bibit bawang merah

Source: tanamanbawangmerah.blogspot.com

Dalam memilih bibit bawang merah untuk cuaca musim hujan, sebaiknya gunakan jenis bauji. Keunggulannya, jenis ini memiliki daya tahan terhadap air.

Dan juga, gunakan bibit yang telah disimpan selam 2 bulan dari masa panen.

Bawang baujji memiliki ciri kuli buah yanbg tipis, bebrbentuk longjong dan kulit daun agak tipis. Bawang jenis ini dapat memiliki potensi panen sebesar 7 sampai 10 ton/hektar jika dalam memilih bibitnya yang bagus.

Bibit bagus memilii ukuran yang sedang, tidak keriput dan memiliki warna yang agak pudar. Selain itu sudah memiliki tunas walaupun masih sedikit.

Perawatan

Berikan pengairan pada bedengan dengan ukuran setengah dari tingginya.

Karena nantinya benih akan ditanam dengan kedalaman 2/3 bagian, oleh sebab itu tinggi pengairan setengah supaya tidak terjadi pembusukan pada tanaman.

Lakukanlah penyemprotan herbisida sebelum penanaman atau sehari setelah bibit ditanam. Gunakanlah dosis yang sesuai, sekitar 25-30 cc/ liter.

Herbisida yang digunakan sebaiknya yang mengandung Oksifluerfen.

Selanjutnya anda berikan pupuk setelah pembersihan gulma pada tanaman ini. Pupuk yang digunakan bisa memakai pestisida atau pupuk kandang.

Taruhlah pupuk pada didekat tanaman. Anda bisa membuat lubang yang sedang untuk menaruh pupuk tersebut.

Jika anda menggunakan pupuk pestisida :

  • Campuran NPK 210 kg/hektar
  • KCL 150 kg/hektar
  • Furadan 7-10 kg/hektar

Gunakan pupuk ini jika tanaman sudha berumur 7 hari. Selanjutnya anda berikan pupuk lagi ketika memasuki usia 21 hari dengan :

  • NPK, KCL, ZKplus 175 kg/hektar.
  • NPK, KCL 100 kg/hektar
  • ZKplus 210 kg/hektar

Pemupukan terakhir, dilakukan pada saat usia bawang mencapai 28 hari dengan menggunakan :

  • NPK 70 kg/hektar
  • ZKplus 240 kg/hektar

Cara Menanam Bawang Merah Vertikultur

bawang merah vertikultur

Source: Youtube

Sebelum menjelaskan bagaimana budidaya bawang merah ini secara vertikultur, adna harus tau terlebih dahulu apa itu vertikultur.

Metode ini adalah dengan memanfaatkan lahan sempit, membuat media tanam mengarah keatas. Pada intinya cara penanaman dilakukan dengan kreatif dan penuh dengan seni.

Persiapan

Siapkan beberapa alat dan bahan untuk membuat 2 ember media tanam,  yaitu :

  • Sekam padi
  • Cocopeat
  • Tanah kompos/gembur
  • Pipa panjang 2 meter

Campurkan bahan yang tadi kedalam wadah ember denagn takaran 1:1:1, buatlah dua wadah. Setelah itu masukan kedalam pipa. Ingat, pipa sebelumnya sudah dilubangi sesuai banyaknya benih yang akan anda tanam.

Bibit

Pemilihan bibit harus hati-hati, karena jika tidak akan mengakibatkan hasil yang tidak maksimal.

Ciri-ciri bibit yang bagus untuk ditanam dengan cara vertikultur :

  • Warna umbi mengkilap
  • Sudah berumur tua
  • Berumbi Satu
  • Memiliki berat

Cara tanam

Ada dua cara yang bisa anda lakukan dalam penanaman. Yang pertama yaitu dengan penyemaian :

  • Semailah bawang merah pada rockwoll
  • Bagian ujung atas bawang dipotong sedikit.
  • Rockwoll di bagi menjadi delapan bagian
  • Buatlah lubang pada rockwoll, bisa menggunakan menutup pulpen ata benda lainnya yang tajam.
  • Masukan bibit bawang yang sudah dipotong tadi kedalam rockwoll dengan menaruh bagian setengah bawang merah. Separuh lagi terlihat.

Selain cara tadi, anda juga bisa langsung memasukan benih bawang langsung kedalam pipa tanpa penyemaian.

Perawatan

Dalam bagian ini, perawatan tidak terlalu ribet. Anda cukup memberikan cairan nutrisi pada pada tanaman satu minggu sekali dengan disemprotkan.

Untuk penyiraman, lakukan 3 kali dalam sehari pada pagi, siang dan sore hari agar tanaman tidak kekeringan.

Namun jika musim penghujan tiba, sebaiknya penyiraman dikurangi menjadi satu kali, bahkan tidak sama sekali, tergantung kadar air hujan besar atau tidak pada media tanam vertikultur.

Panen 

Panen dilakukan seperti biasa yaitu dengan mencabut bawang dari wadah pipa, kemudian cuci dan keringkan. Sebaiknya jemur sebentar untuk menghilangkan jamur yang menempel di bawang merah ini.

Demikianlah artikel yang saya tulis. Semoga berbagai cara menanam bawang merah ini bermanfaat buat anda yang akan terjun ke dunia usaha. Sekian dan terimakasih.

 

 

 

 

 

 

 

 

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply

%d bloggers like this: