73

Faktor Penyebab Dari Inflasi & Deflasi Suatu Negara (Tak Diduga Duga)

Salam pinter. Kali ini admin akan menulis salah satu lanjutan topik terkait ekonomi yaitu pengertian infasi dan deflasi.

Inflasi adalah sebuah peningkatan yang terjadi kepada harga – harga secara umum dan juga terus menerus.

Jadi jika harga yang mengalami kenaikan hanya pada satu atau dua barang saja, hal tersebut tidak dapat disebut dengan inflasi karena masalah inflasi sendiri memiliki kenaikan yang meluas dan dapat mengakibatkan kenaikan harga pada barang – barang lainnya.

Mengukur Tingkat Inflasi

Image Source: pixabay.com 

Indeks Harga Konsumen (IHK) merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur adanya tingkat inflasi. Jadi dengan adanya perubahan dari IHK untuk waktu ke waktu akan menunjukkan suatu pergerakan harga dari paket barang dan jasa dikonsumsi masyarakat. Informasi selengkapnya mengenai inflasi dan deflasi.

Ada inflasi maka ada deflasi. Deflasi di sini merupakan kebalikan dari inflasi dimana periode dari perekonomian dari harga – harga secara umum mengalami jatuh dan nilai uang menjadi bertambah.

Jika inflasi tadi terjadi akibat banyaknya jumlah dari uang yang beredar di masyarakat, maka deflasi ini terjadi karena kurangnya jumlah uang yang beredar di masyarakat.

Hal tersebut merupakan salah satu perbedaan inflasi dan deflasi. Perbedaan itu sendiri menjadi salah satu faktor yang dapat dilakukannya cara penanggulangan dari masing – masing masalah. Untuk deflasi dalam penanggulangannya yaitu dengan cara menurunkan tingkat suku bunga. Selanjutnya lebih lengkap tentang  inflasi dan deflasi.

Faktor penyebab inflasi dan deflasi  berikut ini akan memberikan pandangan dan pengetahuan kepada masyarakat agar lebih dalam mengetahui mengenai inflasi dan deflasi.

Faktor Supply & Ekspektasi Inflasi

Image Source: pixabay.com 

Salah satu penyebabnya yaitu adanya tekanan dari segi supply dan ekpektasi inflasinya. Faktor yang pertama yaitu terjadinya tekanan dari sisi supply yang dapat disebabkan oleh depresiasi nilai tukar.

Kemudian dampak dari deflasi luar negeri dari negara – negara yang menjadi partner dalam dunia perdagangan, kemudian peningkatan dari harga – harga komoditi yang sudah diatur oleh pemerintah, dan juga terjadinya negative supply shocks akibat dari bencana alam serta terganggunya distribusi.

Kekacauan Ekonomi Dan Politik

Image Source: pixabay.com 

Penyebab inflasi yang kedua yaitu ketika situasi ekonomi dan juga politik di dalam suatu negara juga dapat mempengaruhi adanya inflasi.

Jadi apabila suatu negara dalam kondisi perang atau kondisi yang sedang tidak aman maka akan mengakibatkan harga – harga dari barang di negara tersebut menjadi lebih mahal. Meski nyatanya banyak sekali pada akuntan dari Negara ini masih saja terjadi dampak ini.

Hal tersebut pula bisa dikarenakan pendidikan ekonomi khusunya belum memahami apa itu pengertian akuntansi yang sesungguhnya.

Hal ini pernah terjadi di negara Indonesia, pada saat itu terjadi ketika ada kekacauan ekonomi dan politik yang terjadi pada tahun 1998. Level Indonesia pada saat itu mencapai jumlah pesen sebanyak 70%, padahal untuk level inflasi dalam keadaan normalnya sekitar 3 hingga 4%.

Faktor Inflasi Dari Bertambahnya Uang Yang Beredar Di Masyarakat

Image Source: pixabay.com 

Lalu faktor penyebab yang menjadi masalah inflasi yaitu bertambahnya uang yang beredar di masyarakat .

Hal ini dalam teorinya disebabkan karena peredaran dari bertambahnya uang yang dikemukakan oleh kaum klasik yang memberi pernyataan. Yaitu bahwa adanya keterkaitan antara jumlah uang tersebut yang beredar dengan harga – harga.

Lalu jika barang akan tetap namun jumlah dari uang – uang yang beredar tersebut lebih besar 2 kali lipat dari biasanya.

Maka dari itu harga pun menjadi lebih mahal dengan kenaikan sebanyak 2 kali lipat. Jika negara menggunakan sistem anggaran defisit maka akan menutup kekurangan anggaran tersebut.

Faktor Inflasi Secara Campuran

Image Source: pixabay.com 

Inflasi campuran ini terjadi karena terdapat kenaikan dari penawaran dan permintaan. Ketidakseimbangan antara penawaran dan juga permintaan terjadi di sini sehingga mempengaruhi dan menimbulkan inflasi.

Ketika permintaan bertambah pada suatu barang dan jasa, lalu mengakibatkan persediaan barang dan juga faktor dari produksi menjadi turun.

Kemudian untuk pengganti untuk barang dan jasa tersebut menjadi terbatas atau bahkan tidak ada sama sekali. Kondisi yang tidak seimbang ini menyebabkan harga barang serta jasa menjadi naik.

Faktor Inflasi Dari Ekspektasi Masyarakat

Untuk faktor penyebab inflasi ini terjadi sebagai akibat dari perilaku masyarakatnya sendiri yang berpendapat bahwa kondisi ekonomi di masa depan akan menjadi lebih baik lagi. Dengan pendidikan ekonomi akan lebih baiknya menanamkan kurikulum yang sungguh-sungguh dibidang akuntansi. Supaya nantinya para masyarakat yang sudah paham terhadap hal akuntansi, mengeti juga apa itu persamaan akuntansi dasar.

Harapan tersebut mengenai kondisi ekonomi di masa depan juga dapat menyebabkan inflasi dari permintaan dan juga inflasi untuk biaya produksi. Inflasi jenis ini termasuk ke dalam golongan yang sulit untuk dideteksi karena tidak signifikannya kejadian tersebut. Maka dari itu, perlu cara khusus untuk dapat menanganinya.

Faktor Deflasi Dari Menurunnya Persediaan Uang Pada Masyarakat

Selanjutnya mengenai faktor penyebab deflasi yang pertama yaitu menurunnya jumlah dari persediaan uang di masyarakat yang cenderung disebabkan karena sebagian besar dari mereka memiliki uang dan menyimpannya di suatu bank. Dengan jumlah persediaan yang rendah tersebut akan menyebabkan deflasi.

Faktor Deflasi Dari Meningkatnya Persediaan Barang

Image Source: pixabay.com

Untuk faktor deflasi yang selanjutnya yaitu meningkatnya persediaan atas barang – barang. Dengan permintaan barang yang meningkat maka produsen akan cenderung terus meningkatkan adanya produksi di saat kondisi seperti ini.

Hal ini menjadi tidak stabil dan perlu untuk cara mengatasi agar deflasi menjadi tidak terjadi.

Faktor Deflasi Dari Menurunnya Permintaan Akan Barang

Jika tadi penyebab deflasi karena menurunnya persediaan uang di masyarakat. Saat ini faktor deflasi yang lainnya yaitu menurunnya permintaan akan barang.

Jika permintaan barang menjadi menurun sedangkan untuk produksinya tetap dilakukan. Maka dari itu, hal ini akan mengalami tingkat penurunan harga dari barang yang bersangkutan.

Faktor Anggaran Pendapatan dan Juga Belanja Negara Surplus

Image Source: pixabay.com 

Untuk anggaran pendapatan dan belanja menjadi surplus ketika selisih dari pendapatan dan juga pengeluaran dalam tahun anggaran yang bersangkutan memiliki nilai positif.

Surplus ini akan ditahan dan tidak dikeluarkan atau dibelanjakan pada waktu yang relatif lama atau dapat dikeluarkan untuk membayar hutang – hutang pemerintah kepada bank.

Namun oleh bank uang tersebut tidak segera disalurkan dan menjadi kredit kepada masyarakat. Contoh tersebut merupakan penyebab timbulnya deflasi.

Faktor Deflasi Karena Berkurangnya Uang Yang Beredar

Image Source: pixabay.com 

Dengan faktor berkurangnya uang yang beredar tersebut akan mengakibatkan kenaikan dari bunga serta terjadinya penurunan akan barang. Penurunan ini mengakibatkan minat dari para produsen untuk melakukan produksi, sehingga persediaan barang di masyarakat menjadi turun.

Hal ini perlu diadakannya revaluasi atau kebijaksanaan dari pemerintah untuk mengeluarkan dan meningkatkan nilai dari mata uang di dalam negeri terhadap mata uang asing.

Ulasan di atas membahas mengenai inflasi dan deflasi. Di dalam dunia inflasi deflasi ada juga istilah dari  devaluasi dan revaluasi.

Untuk divaluasi dilakukan untuk menurunkan nilai mata uang di dalam negeri terhadap mata uang asing agar jumlah ekspor ke luar negeri menjadi meningkat dan mengurangi jumlah impor serta menambah devisa negara. Sedangkan revaluasi sendiri merupakan kebalikan dari devaluasi.

Demikianlah artikel yang bisa saya sajikan terkait pengertian inflasi dan deflasi ini dibuat. Semoga dapat bermanfaat. Sekian dan terimakasih.

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply

%d bloggers like this: