1
20

11 Jenis Reksadana Beserta Penjelasannya (Lengkap)

Investasi menjadi pilihan terbaik saat ini untuk mulai mengumpulkan sedikit demi sedikit rupiah. Sudah banyak orang yang mulai terjun dalam dunia investasi untuk mendapatkan hasil lebih. Termasuk dengan memilih jenis reksadana saham sebagai investasi yang banyak di coba.

Tetapi, permasalahan kembali muncul mengenai bagaimana memilih reksadana saham terbaik. Karena, di pasaran sendiri tersedia berbagai macam produk reksadana saham. Jangan khawatir, kami akan memberikan penjelasannya secara lengkap jenis reksadana yang terbaik saat ini.

Perlu diketahui bahwa reksadana saham ini jauh lebih rendah akan resikonya karena di kelola secara langsung oleh manajer investasi. Semua proses akan dibantu oleh manajer investasi, tentu sangat memudahkan pemula mengenai dunia investasi. Uang yang masuk akan dikelola oleh manajer investasi untuk dapat menghasilkan return yang besar. Jadi, anda tidak perlu repot untuk mengurusnya.

Cukup dengan duduk manis dan menghasilkan uang. Tertarik ingin tahu apa saja jenis reksadana? Kami akan mengajak anda untuk mengenal jenis reksadana dibawah ini.

Dibawah ulasan artikel ini akan membahas beberapa pilihan jenis reksadana yang perlu anda ketahui.

Bagi investor pemula, memilih reksadana yang tepat merupakan salah satu hal terpenting. Karena itu, sebelum melakukannya alangkah baiknya untuk memahami terlebih dahulu apa saja jenisnya. Berikut kami berikan secara lengkap tentang jenis jenis reksadana dan penjelasannya.

Reksadana Pasar Uang

Image Source: bp.blogspot.com

Jenis ini menempatkan semua dana investasi kepada instrumen pasar uang yang memiliki sifat utang serta jatuh tempo kurang dari satu tahun.

Seperti halnya obligasi,deposito, sampai dengan Sertifikat Bank Indonesia ( SBI). Reksadana jenis ini memiliki resiko yang begitu rendah.

Memulai reksadana pasar uang dapat dilakukan pada beberapa tempat yang menyediakan. Dan sangat cocok untuk di pakai oleh para investor yang memiliki sifat konservatif

Reksadana Pendapatan Tetap

Image Source: squarespace.com

Reksadana ini menempatkan hampir 80% dari dana investasi dalam efek yang memberikan pendapatan seperti halnya surat utang perusahaan maupun negara yang memiliki jangka terhadap jatuh tempo lebih dari satu tahun.

Jenis ini memang memiliki resiko yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan reksadana pasar uang. Karena itu, reksadana pendapatan tetap lebih cocok para investor moderat.

Untuk hasil tujuan return yang diberikan juga sebanding dengan apa yang telah dikeluarkan. Maka dari itu perlu adanya kaitan dengan akuntansi.

Reksadana Campuran

Image Source: ericwijaya.com

Investasi jenis reksadana ini menempatkan dananya untuk dapat di investasikan dalam berbagai jenis sekaligus. Efek tersebut merupakan hasil efek dari ekuitas, baik surat utang maupun instrumen pasar uang.

Untuk investor moderat sendiri lebih disarankan untuk memilih reksadana campuran. Untuk resiko dari reksadana campuran sendiri masih dalam tahapan yang sedang.

Meskipun begitu, return yang diberikan sendiri sangatlah tepat dan sesuai pada keinginan. Saat ini, banyak yang mengatakan bahwa reksadana campuran terbaik dan termudah.

Reksadana Saham

Image Source: radioidola.com

Rekasadana saham ialah reksa dana  yang menempatkan setidaknya 80% dari dana untuk dapat dikelola dan diinvestasikan pada efek yang memiliki sifat ekuitas.

Reksadana saham ini lebih cocok untuk dipilih oleh investor yang memiliki sifat agresif tidak tertutup. Hal ini dikarenakan untuk resiko yang didapatkan dari reksadana campuran cukup tinggi.

Namun, dibandingkan dengan yang lainya reksadana ini dapat memperoleh return lebih tinggi. Sudah jelas, apakah anda berani untuk mengambil resikonya?

Oiya dalam hal ini, biasanya persamaan dasar akuntansi sangat diperlukan. Supaya jelas dan perhitungan sempurna maka hal itu harus ada.

Reksadana Terproteksi

Image Source: bp.blogspot.com

Ialah reksadana yang waktu pembelian ditentukan dari MI penerbitannya. Sementara, untuk waktu penjualannnya sendiri dilakukan pada jangka waktu reksadana.

Untuk jenis ini sendiri masih mirip dengan deposito. Memiliki jatuh tempot, pembagian keuntungan dilakukan secara periodik serta biasanya nilai dari pokok investasi masih utuh setelah jatuh tempo. Bila ingin melakukan penjualan sebelum pada jangka waktunya, maka tetap dapat dilakukan.

Hanya saja, tidak ada jaminnan terhadap apa yang dilakukan. Manajer investasi terproteksi akan melakukan investasi terhadap sebagian dana yang dikelola pada efek bersifat utang masuk ini. Hasilnya, tentu akan sangat baik dalam melakukan proteksi investasi nasabah.

Reksadana Indeks

Reksadana ini memiliki kompoisisi portofolio berupa indeks acuan sebagai return yang diperoleh mirip dengan indeks yang diikuti. Umumnya, untuk indeksnya dapat berupa obligasi maupun indeks saham. Reksadana ini dapat dibeli maupun dijual sesuai keinginan dari investor setiap hari bursa online.

Reksadana ini memiliki resiko yang sebanding dengan returnya. Return akan sejalan dengan apa yang dkerjakan. Karena itu, setidaknya dapat menjadi pilihan dari investor dalam mengeluti dunia investasi saham. Pemilihan yang tepat akan memperoleh hasil terbaik.

ETF ( Exchange Traded Fund)

Image Source: thestreet.com

Reksadana yang memiliki bentuk kontrak investasi kolektif ini diperdagangkan pada supermarket dan untuk kinerjanya sendiri mengacu pada indeks terrtentu. Dapat berupa indek saham maupun obligasi.

Pemegang saham ini dapat dengan mudah melakukan transaksi pada hari bursa. Jenis ini sangat cocok untuk yang sudah berpengalaman.

Hal ini dikarenakan untuk penjualannya sendiri dilakukan dengan cara pribadi untuk mendapatkan return dengan lebih baik.

Reksadana Syariah Saham

Prinsip reksadana ini yaitu dengan menginvestasikan dana dari pengelolaanya berdasarkan syariah. Reksadana syariah tidak melakukan investasinya pada perusahaan maupun pengelolaan yang berbeda prinsip dari syariah.

Namun,lebih kepada hal yang digunakan sesuai pada syariah. Hal ini karena prinsip syariah sendiri tidak sejalan dengan hal yang kurang tepat seperti riba. Reksadana ini dapat digunakan oleh semua orang yang menginginkannya. Jenis ini merupakan yang paling diminati saat ini.

Reksadana Syariah Terproteksi

Image Source: marketeers.com 

Reksadana ini memiliki pembatasan teradap nilai alokasi investasi yang akan dilakukan. Efek yang diberikan sendiri berupa pendapatan bersih.

Sangat cocok untuk anda yang senang kegiatan investasi dengan tetap memperhatikan prinsip syariah. Untuk hasil return yang di dapatkan sendiri cukup baik dan sesuai pada prinsipnya. Investasi jenis ini dilakukan dengan minimal 70 % dari nilai aktiva bersih dalam bentuk efek syariah dengan pendapatan tetap.

Serta, untuk nilai aktiva yang di investasikan dalam bentuk efek ekuitas syariah maksimal ialah 30 %. Resiko reksadana syariah sendiri tergantung dari proses yang berjalan.

Reksadana Syariah Sukuk

Image Source: koinworks.com

Dibandingkan reksadana syariah lainnya, nilai alokasi pada jenis ini jauh lebih tinggi. Untuk sistem yang diberikan sendiri sesuai pada syariah agama islam.

Ditujukan dengan surat syariah negara serta surat berharga komersial yang berbasis syariah. Biasanya, untuk apra manajer sendiri menempatkan nilai aktiva pada komposisi portofolio dengan minimal 85 % untuk di alokasikan pada sukuk dalam negeri, melalui penawaran umum.

Surat berharga Syariah negara sampai dengan surat berharga komersial syariah. Dengan masa jatuh tempo 1 tahun. Bagi anda yang sudah profesional maka reksadana ini cocok untuk dicoba !

Begitulah ulasan lengkap mengenai jenis reksadana yang dapat digunakan. Setiap reksadana tentu memiliki keunggulan dan struktur yang berbeda-beda. Sangat penting untuk dapat memahami artikel diatas karena sudah tercantum semuanya.

Sebelum memulai berinvestasi pada produk reksadana, alangkah baiknya anda sudah memahami ulasan artikel diatas. Hal ini juga berkaitan dengan penggunan di tahun 2017 sampai 2018. Semoga informasi detail  daftar jenis dari reksadana yang kami berikan bermanfaat. Selamat mencoba !

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply

%d bloggers like this: