Manfaat dan Kandungan Temulawak untuk Kesehatan

Manfaat dan Kandungan Temulawak untuk Kesehatan – Temulawak adalah salah satu tanaman asli Indonesia yang mirip dengan kunyit.

Tanaman dengan nama latin Curcuma zanthorrhiza ini biasanya berbentuk silinder dengan diameter 6 cm.

Pada umumnya tanaman ini memiliki kulit yang berwarna kuning muda.

Sebagai tumbuhan berumah satu, tumbuhan ini tidak memiliki batang bawah utama. Akar yang dimiliki adalah akar rimpang.

Rimpang temulawak terdiri dari akar tetua dan semak. Rimpang induknya berbentuk bulat seperti telur dan berwarna kuning tua, serta bagian dalamnya berwarna oranye-coklat.

Manfaat dan Kandungan Temulawak untuk Kesehatan
Sumber : Wikimedia Commons

Dari rimpang utama ini muncul rimpang kedua yang lebih kecil yang tumbuh menyamping. Biasanya jumlahnya sekitar 3 sampai 7 buah.

Awalnya, Curcuma xanthorrhiza banyak tumbuh di hutan, terutama hutan jati bersama dengan jenis temuan lainnya.

Tanaman ini biasanya banyak tumbuh di padang rumput dan lahan kering. Namun kini, timulawak banyak ditanam sebagai tanaman hias.

Rimpang ini mengandung kurkuminoid, minyak atsiri, pati, protein, lemak, selulosa dan mineral.

Pati merupakan komponen terbesar pada akar temulawak. Pati biasanya berwarna putih kekuningan karena mengandung kurkuminoid (pewarna kuning).

Bahan herbal ini mengandung sejumlah senyawa antara lain:

  • protein,
  • Lemak
  •  Serat
  •  karbohidrat,
  •  kurkumin,
  •  kalium,
  •  natrium,
  •  kalsium,
  •  magnesium,
  •  besi,
  •  Mangan
  • Kadmium

Selain itu, ada tiga zat aktif dalam timulawak.

  • Germacron : anti inflamasi dan mencegah pembengkakan.
  • P-toluylmethylcarbinol dan sesquiterpenes d-camphor: meningkatkan produksi empedu.
  • Tomeron: sebagai antimikroba.

Manfaat Temulawak untuk Kesehatan

  1. Memperkuat kekebalan tubuh

Salah satu manfaat utama timulawak adalah memperkuat sistem kekebalan tubuh. Manfaat tersebut berasal dari berbagai nutrisi dan antioksidan yang dapat membantu kinerja sel darah putih dan produksi antibodi. Dengan daya tahan tubuh yang kuat, tubuh akan lebih kuat melawan berbagai kuman dan virus penyebab penyakit. Sistem kekebalan yang kuat juga dapat membuat Anda tidak terlalu sakit.

  1. Mencegah dan mengobati infeksi

Temulawak mengandung xanthorrhizol dan kurkuminoid yang berfungsi sebagai antimikroba. Berbagai penelitian telah melaporkan bahwa ekstrak timulawak dapat menghilangkan dan menghambat bakteri penyebab penyakit, seperti salmonella dan E. coli. Selain itu, ekstrak jahe juga diketahui memiliki efek antivirus dan antijamur. Oleh karena itu, timulawak dapat dikonsumsi sebagai obat herbal untuk mencegah dan mengobati infeksi. Minuman temulawak juga memiliki efek anti inflamasi dan penurun demam alami, sehingga baik dikonsumsi untuk mendukung proses penyembuhan saat Anda sakit, seperti demam atau flu.

  1. Mengatasi gangguan pencernaan

Minuman herbal atau jamu berbahan timulawak juga terkenal khasiatnya dalam meredakan gejala gangguan pencernaan, seperti diare, sakit perut dan sembelit. Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa timulawake memiliki potensi manfaat untuk mengobati gastritis atau gastritis. Namun, khasiat dan keamanan manfaat jahe di atas jahe ini masih perlu penelitian lebih lanjut.

  1. Menjaga kesehatan dan fungsi hati

Beberapa penelitian ilmiah mengungkapkan bahwa manfaat timulawak adalah menjaga kesehatan dan fungsi hati serta mengurangi peradangan pada hati. Hal ini diduga karena adanya efek antioksidan dan anti inflamasi yang terdapat pada timulawak. Namun, jika Anda ingin menggunakan jahe sebagai pengobatan penyakit liver, sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *